ADIWIYATA – PROGRAM BERWAWASAN LINGKUNGAN

ADIWIYATA – PROGRAM BERWAWASAN LINGKUNGAN

PENGERTIAN DAN TUJUAN ADIWIYATA
Program Adiwiyata adalah salah satu program Kementrian Negara Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan keasadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dalam program ini diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat dan menghidarkan dampak lingkungan yang negatif.
Dalam implementasinya Kementrian Negara Lingkungan Hidup berkerjasama dengan para stakeholders, menggulirkan Program Adiwayata ini dengan harapan dapat mengajak warga sekolah dapat melaksanakan proses belajar mengajar materi lingkungan hidup dan turut berpartisipasi melestarikan dan menjaga lingkungan hiudup di sekolah dan sekitarnya.Kata ADIWIYATA berasal dari 2 kata Sansekerta “ ADI “  dan  “ WIYATA “.  ADI  mempunyai makna besar, agung, baik, ideal atau sempurna.
WIYATA mepunyai makna tempat dimana seseorang menedapatkan ilmu pengetahuan, norma dan etika dalam berkehidupan sosial. Bila kedua kata tersebut digabungkan, secara kelseluruhan ADIWIYATA mempunyai pengertian atau makna ; Tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup kita dan menuju kepada cita – cita pengembangan berkelanjutan. Continue reading

Rencana Kurikulum 2013

KURIKULUM PENDIDIKAN 2013

(Apakah benar-benar “penting dan genting” ataukah

sekedar program “ganti menteri- ganti kurikulum”?)

Oleh : Bayu Widiyanto

Abstraksi

Pendidikan memegang peranan penting untuk menjamin kelangsungan hidup, karena merupakan wahana untuk meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Salah satu komponen penting dalam pendidikan adalah kurikulum. Kurikulum disusun untuk mendorong anak berkembang ke arah tujuan pendidikan. Penyusunan kurikulum dibuat dan diperbarui dengan menyesuaikan kebutuhan dan kondisi zaman. Menurut  Mendikbud (Mohammad Nuh), kurikulum sekarang perlu disempurnakan mengingat urgensi rasionalitas yang kuat, yaitu “penting dan genting”. Rasionalitas “penting” mengingat inilah momentum yang tepat untuk mempersiapkan generasi 100 tahun Indonesia merdeka dengan memaksimalkan  potensi bonus demografi yang relatif tinggi. Rasionalitas “genting” mengingat kurikulum harus disesuaikan  dengan perubahan zaman. “Tujuannya kita inginkan yaitu membuat manusia yang bermartabat, berbudaya, dan memiliki karakter kebangsaan yang kuat”. Namun banyak kalangan masyarakat terutama pendidik mempertanyakan apakah pembaruan ini cukup urgen atau sekedar program “ganti menteri- ganti kurikulum”.  Melalui uji publik bahan kurikulum 2013 banyak isu-isu / permasalahan yang berkembang yang diharapkan menjadi masukan yang menentukan apakah kurikulum baru 2013 akan diterima atau ditolak.

Kata kunci : Kurikulum 2013, pendidikan

Continue reading